Menjelang puasa Sembako naik

harga naik lagi

Semalem Emak Ogut geger

“Yang bener aja nih baru kemarenan 25 rebu eh sekarang 80 rebu. Pegimane lebaran???”

“Gula pasir aja udah ceban!” “Mengkenye luh orang laki jangan cuman bisa ngupi mulu saban ari, gula pasir mahal!” kata Emak pulang belanja.

“Kita mah orang kecil, cuman bisa bedo’a biar banyak rejeki biar bisa kebeli kebutuan idup seari ari!”

===

Menjelang bulan puasa, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai menunjukkan kenaikan, walaupun kenaikan harga sebagian produk belum terlalu besar. Kenaikan harga misalnya terjadi pada gula, beras, dan daging. Sementara harga telur, minyak, dan terigu masih relatif stabil.


Menurut data Departemen Perdagangan (Depdag), harga gula kemarin (19/8) sudah menembus Rp 8.893 per kilogram (kg). Padahal akhir bulan lalu masih bertengger di kisaran Rp 8.468 per kg. Berarti dalam waktu tiga pekan, harga gula sudah naik 5%. Sementara harga daging naik dari Rp 64.405 per kg menjadi Rp 64.776 per kg.

Berdasarkan pemantauan KONTAN di pasar Palmerah, Jakarta Barat, harga gula pasir sejak tiga hari lalu sudah mencapai Rp 9.500 sekilo. Sebelumnya harga gula sekitar Rp 9.000 per kg.

Harga beras pun perlahan mulai naik. Namun dibandingkan lonjakan harga gula, kenaikan harga beras terbilang tipis saja. Menurut Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, kenaikan harga beras kualitas medium hanya Rp 25 per kg, yakni dari harga Juli Rp 5.669 menjadi Rp 5.694 per kg di bulan ini.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang pasar, kenaikan harga beras terjadi karena pasokan terhambat karena faktor cuaca yang buruk. Akibatnya, stok yang tersedia pun mulai berkurang.

Direktur Utama PT Pasar Induk Beras Cipinang Syamsul Hilataha membenarkan hal tersebut. “Ada kecenderungan harga beras menurun di pasar induk Cipinang, tapi di tingkat ritel naik. Kenaikannya Rp 500 per kg di saat puasa dan Lebaran,” katanya.

Ketua Bidang Regulasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Franky Sibarani menilai, kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan puasa adalah hal yang wajar.

Franky memprediksikan kenaikan ini bakal terus berlanjut hingga dua minggu menjelang Lebaran. “Kalau kenaikan di atas 10% itu bisa menyulitkan konsumen, tapi kalau hanya 5% masih wajar, toh pasokan di semua jalur terbilang lancar,” ujarnya.

Pengawasan atas gula

Untuk mengerem kenaikan harga gula yang sejak April sudah naik 10%, Depdag telah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Hasilnya, Menteri Perdagangan Mari Pangestu meminta komitmen pelaku pasar, dari produsen sampai pedagang, menjaga kestabilan gula di batas harga wajar Rp 7.500 per kg.

Namun nyatanya, harga gula tetap saja naik. “Makanya nanti saya akan tagih komitmen mereka,” kata Subagyo.

Depdag khawatir, lonjakan harga gula disebabkan dampak psikologis lonjakan harga gula di pasar dunia. “Padahal tidak ada pengaruhnya bagi produksi gula dalam negeri,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Pedagang Gula dan Terigu Indonesia (Apegti) Natsir Mansur mengindikasikan, kenaikan harga gula lebih banyak karena permainan pedagang saja. “Karena banyak pedagang besar yang membeli secara ijon kepada produsen,” tandasnya

[via] kontan.co.id

Iklan

3 responses to “Menjelang puasa Sembako naik

  1. sudah menjadi trend bahwa harga kebutuhan pasti melonjak saat akan adanya hari raya atau hari besar…
    ini dikarenakan permintaan konsumen meningkat tajam, dan para produsen tidak bisa memenuhi permintaan pasar,
    sehingga barang tersebut menjadi langka dan meningkatkan harga jualnya…

    semoga saja para penguasa yang bertanggung jawab dapat menanggulangi masalah ini…
    bisa mencegah bahkan menghindari naiknya harga2 kebutuhan dalam menghadapi hari besar.
    Iklan Gratis

  2. hehhe sembako is rocks! yay, ane jualan sembako nih..susah emang karna kadang bisa ajah sembako ilang dari pasaran..moga2 pemerintah bisa menanggulangi ini kedepan nya.cheers and nice website btw

  3. Kenaikkan harga sembako melonjak menjelang lebaran sudah menjadi tradisi di negara kita. Tingkat inflasi selalu naik di Indonesia. Seharusnya pemerintah mampu mengatasi ini. Kalau begini membebankan ralyat kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s