Seandainya Antony tidak main main

Yang sudah terjadi pasti terjadi. Waktu gak bisa di ulang ataupun di putar kembali. Mungkin yang ada rasa sesal di hati, tapi itu wajar dan manusiawi. Seabiknya rasa sesal di gunakan untuk menata kehidupan yang lebih baik kedepannya.

Seandainya waktu benar-benar bisa kembali saya ingin menjadi manusia yang lebih baik, lebih bekerja keras ketika muda dan memanfaatkan waktu yang ada, dan tidak menghabiskan waktu sepenuhnya untuk bermain-main.

Sayangnya saya baru menyadari betapa mahalnya waktu sekarang, ketika usia saja menginjak 20 tahun lebih. Seandainya sejak dulu saya fokus mengembangkan minat dan bakat saya, tentunya saya bisa membantu lebih banyak orang sekarang terutama orang tua saya…

Itulah sedikit andai dari sahabat blog Antony. 😀

Iklan

10 responses to “Seandainya Antony tidak main main

  1. andai ike juga di review ma Ogut… *berandai-andai lumut… andai2 sampe lumutan* hihihi…

  2. Kunjungan Perdana ni gan
    Lam kenal ajh yah 😀

  3. gimana kata ‘andai’ di ganti ‘harus’ waktu berputar kembali?? #itumah ngelangkahi yg maha kuase# hehe

  4. seandainya Bang Ogut ikut-ikutan teler..
    gak jadi deh, nulis artikel ini..
    hehehe…. salam sukses, rame ya gelarannya..
    ane nyusul dah… sebelum closing date pasti nongol…

    sedj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s