Tag Archives: musik benyamin s

gurihnya kilik kuping

Images happy

Lagu jenaka yang dibawakan Benjamin ini hanya diiringi iringan dua gitar listrik (atau satu gitar dan satu organ? yang jelas satu gitar polos dan satu dengan efek wah), bas dan gendang tradisional (dua gendang) saja. Liriknya yang sederhana dan dilantunkan lepas khas Benjamin dapat membuat Anda minimal tersenyum. Kurang jelas ini sebenarnya berjudul “Kilik Kuping” atau “Yang Paling Enak”.
Baca lebih lanjut

cukin mere…

Images sliced cucumber

Alkisah ada tukang rujak (?) bernama bang Karta yang berjualan di pinggir peron stasiun kereta. Karena kain merah bang Karta terkena kuah rujak, maka kain itu dikibas-kibaskan. Masinis dalam kereta yang sedang melaju menuju stasiun kontan menghentikan kereta sambil bertanya ke bang Karta, “Ada apa?”. Bang Karta melihat dagangannya dan menjawab bahwa yang tersisa tinggal ketimun saja.

Dagelan kuno yang mungkin sulit membuat orang sekarang untuk tertawa, apalagi dengan dialek dan kosa kata Betawi tengah yang kini jarang terdengar lagi. Betapapun, lagu ini merupakan lagu favorit saya. Baca lebih lanjut

kembang kemayoran

Images rose

KISAH asmara Benjamin Sueb diabadikan pada lagu ini. Alkisah ketika almarhum berumur 19 tahun, ada kembang yang baru datang di kemayoran. Peminatnya pun pemuda-pemuda kaya yang punya kendaraan. Tapi memang kalau jodoh tidak kemana, Nonnie, sang kembang, lebih memilih Benjamin. Dalam rubrik “Pokok dan Tokoh” majalah Tempo Oktober 1972, almarhum bilang, “Tapi dasar jodo emang kali, die diem-diem juge naro ati ame ane. Kalu ane lagi maen gitar di depan rume, die belagak liwat bolak-balik sembari ngasih senyum”. Baca lebih lanjut